Categories
Negosiasi

Contoh Negosiasi Bisnis yang Baik dan Terstruktur

Apakah Anda pernah mendengar kata negoisasi sebelumnya? Negosisasi merupakan langkah untuk mencapai tujuan dan kesepakatan antar pihak. Bagi Anda yang bekerja dalam dunia bisnis Anda perlu tahu contoh negoisasi bisnis.

Negoisasi juga sebenarnya sangat akrab dengan kehidupan sehari hari. Jika Anda sering menawar pakaian, hal itu juga merupakan negoisasi.

Pengertian Negosiasi

Teks negosiasi juga merupakan teks yang berisi dialog atau pidato dua orang atau lebih yang terlibat dalam debat untuk mencapai kesepakatan bersama yang menguntungkan kedua belah pihak.

Struktur Teks Negosiasi

Terdapat 7 elemen yang membentuk negosiasi sehingga menjadi satu kesatuan, berikut ini adalah struktur kompleks dari teks negosiasi:

  • Orientasi: Kalimat pembuka, biasanya salam. Fungsinya untuk memulai negosiasi.
  • Permintaan: Hal yang ingin dibeli seperti barang maupun jasa
  • Pemenuhan : Kemungkinan barang atau jasa dari penjual diminta oleh pembeli.
  • Penawaran: Puncak dari negosiasi adalah bahwa kedua belah pihak saling tawar-menawar.
  • Kesepakatan: Kesepakatan antara kedua pihak untuk negosiasi yang telah dilakukan.
  • Pembelian: Keputusan konsumen untuk menerima negosiasi atau tidak.
  • Penutup: Kalimat penutup, biasanya salam atau terima kasih

Ciri Ciri Teks Negoisasi

Apa yang membedakan teks negosiasi dari teks lain karena negosiasi memiliki karakteristik termasuk:

  • Menghasilkan kesepakatan (yang saling menguntungkan).
  • Memiliki tujuan praktis
  • Prioritaskan minat bersama.
  • Merupakan sarana untuk menemukan solusi.
  • Struktur Kompeks Tekns Negoisasi

Contoh Negoisasi Bisnis Melaui Surat

Jakarta, 12 Januari 2020

Kepada Yang terhormat

PT. Maya Bahari
Gedung Bertani
Jakarta Utara

Nomor: 066 / KB / I / 2020

Subjek: Penawaran Peralatan Keselamatan Berlayar

Lampiran: 1 File

Hormat kami,

Bersama surat ini, kami perusahaan kami, PT. Mawar Abadi yang beralaamatkan Jalan Burung Garuda No 56, Jakarta Barat yang bergerak di bidang distributor peralatan keselamatan pengiriman. Perlu diketahui perusahaan kami telah bekerja sama dalam pengadaan peralatan keselamatan dengan beberapa perusahaan pelayaran dan penyeberangan terkemuka.

Karenanya kami bermaksud menjalin kerjasama dengan PT. Maya Bahari Bahari untuk menyediakan peralatan keselamatan dengan harga yang kompetitif. Untuk lebih jelasnya, kami lampirkan brosur berikut ini untuk produk peralatan keselamatan kami yang telah memenuhi standar keselamatan internasional untuk dipertimbangkan.

Besar harapan kami perusahaan Anda dapat bekerja sama dengan kami.

Terimakasih

Salam Hormat,

Contoh Negoisasi Bisnis secara Verbal

PERMINTAAN
Pembeli: “Saya ingin membeli laptop.”
Penjual: “Laptop merek apa yang Anda inginkan?”

PEMENUHAN
Penjual: “Ya, sebentar saya bawakan”
Pembeli: “Ya.”
Pembeli: “Warnanya hanya hitam,?
Penjual: “Warna lainnya ialah merah dan biru”

MENAWARKAN
Pembeli: “Berapa harganya, sis?”
Penjual: “Harganya Rp 4.000.000,00.”
Pembeli: “Gak ada diskon?”
Penjual: “saya diskon serratus ribu jadi 3.800.000 “
Pembeli: “Gak bisa kurang lagi ?”
Penjual: “Yaudah saya turunkan jadi Rp 3.700.000 “
Pembeli: “Gabisa nambah diskon lagi?”
Penjual: “ Gak bisa kak, Cuma segini”
Pembeli: “Ya, saya setuju Rp. 3.700.000,00.”

MEMBELI
Penjual: “Saya akan membuat catatan dulu, .”
Pembeli: “Ya.”Penjual: “Ini catatannya, silakan tanda tangan di sini. Ini juga memiliki garansi 1 tahun, jadi jika ada masalah dengan laptop bawa saja ke sini. “
Pembeli: “Oh ya, ini uangnya.”
Penjual: “Terima kasih. Apakah Anda ingin membawanya ke rumah atau membawanya langsung?”
Pembeli: “Saya akan membawanya langsung, .”
Penjual: “Oh ya.”

ORIENTASI:
Penjual: “Selamat datang, silakan duduk.”
Pembeli: “Terima kasih.”

Bagaimana, sekarang Anda sudah mengetahui struktur dan contoh negoisasi bisnis yang baik bukan? Selamat bernegoisasi.

Categories
Digital

Ini Dia Contoh Email untuk Kepentingan Bisnis yang Terbaik!

Berkat kemajuan teknologi saat ini Anda bisa memanfaatkan berbagai hal baik untuk kepentingan pribadi maupun perusahaan. Di perusahaan, tentu Anda tidak asing lagi dengan penggunaan email. Anda menggunakan email untuk berkomunikasi baik dengan atasan maupun dengan para klien bisnis. Oleh karena itu Anda harus mengetahui contoh email untuk kepentingan bisnis yang terbaik.

Mengirim email untuk keperluan bisnis tentu berbeda, Anda harus menggunakan kalimat yang baik dan formal. Seperti berbicara, mengirim email kepada orang lain dalam bisnis juga memiliki etika.

Struktur Email Untuk Kepentingan Bisnis Yang Terbaik

Biasanya, jika Anda adalah pegawai perusahaan Anda memiiki email dengan domain perusahaan. Oleh karena itu Anda harus menjaga nama perusahaan Anda dengan membuat emai yang baik.

Berikut ini ialah struktur dan contoh email bisnis yang harus Anda ketahui.

  • Baris subjek. Baris subjek adalah bagian pertama dari email yang dilihat pembaca Anda. Ini dapat menentukan apakah pembaca Anda membuka email. Kebanyakan ahli setuju bahwa baris subjek harus pendek (enam hingga sepuluh kata) dan spesifik.
  • Salam. Salam adalah bagaimana Anda menyapa pembaca. Penting bagi Anda untuk memahami apakah Anda menangani audiens formal atau informal.
  • Teks isi. Teks tubuh menyampaikan pesan utama email. Ini juga harus mencakup pengantar dan kesimpulan. Ini harus ditulis dalam paragraf singkat satu hingga dua kalimat. Di mana untuk menambahkan kejelasan, gunakan daftar poin atau angka.
  • Tanda tangan. Pada email bisnis, setelah Anda selesai menyampaikan apa yang ingin disampaikan sebaiknya Anda menggunakan tanda tangan. Tanda tangan pada email ialah nama beserta dengan jabatan dan perusahaan Anda beserta logo.

Contoh Email untuk Kepentingan Bisnis yang Terbaik

Kepada Bapak Mitchell yang terhormat,

Saya menulis sehubungan dengan situasi saat ini dengan Proyek Bandara Skipton. Kami memiliki sejumlah pertanyaan yang kami harap dapat Bapak jawab.

Pertama-tama, bisakah Anda memberi kami informasi terbaru tentang di mana Anda berada di Proyek Bandara Skipton. Kami juga akan menghargai andda jika Anda dapat mengklarifikasi terkait masalah saat ini yang terjadi dengan sistem pengiriman, dan mengonfirmasi kapan Anda akan menyelesaikannya. 

Selain itu, pada akhir pertemuan terakhir kami, kami meminta salinan laporan pembaruan proyek terbaru. Sayangnya, kami masih belum menerimanya. Kami berharap Anda akan mengirimkan laporan tersebut secepatnya kepada kami. 

Bisakah Anda juga mengonfirmasi apakah kebutuham pasca pemasangan telah mencakup peralatan yang dibutuhkan 24 jam sehari? Dan apa saja kebutuhan yang sebenarnya dibutuhuhkan. Secara khusus, kami ingin konfirmasi jika biaya suku cadang dan tenaga kerja termasuk dalam paket? Kami memerlukan informasi ini sesegera mungkin.

Dan terakhir, kami sedang mempertimbangkan untuk memperpanjang periode dukungan pasca pemasangan dari perusahaan Anda dari 6 bulan menjadi 12 bulan. Kami akan sangat berterima kasih jika Anda dapat memberikan kami penawaran untuk ekstensi ini.

Saya berharap Anda bisa menangani masalah ini dengan segera.

Ditunggu konfirmasi dan balasan email ini secepatnya

Dengan hormat,


Roy Suryo
Manajer Pengembangan

Bagaimana, apakah Anda sudah paham apa saja yang harus Anda buat dalam menulis email bisnis? Jika Anda berkirim email kepada rekan kantor mungkin email informal tidak masalah.

Namun, jika Anda mengirim email dengan para klien dan juga atasan maupun bawahan Anda akan lebih baik menulis dalam Bahasa formal. Perhatikan struktur serta contoh email untuk kepentingan bisnis yang terbaik.